Cara Pencegahan pada Sakit Leher

Sumber: doktersehat.com

Sakit leher merupakan hal yang lumrah dan umum dirasakan oleh banyak orang. Mungkin kamu adalah salah satu orang yang sering menderita sakit leher karena aktivitas sehari-hari yang membuat leher menjadi kaku, atau bahkan ketika bangun pagi. Sakit leher tentu dapat menganggu aktivitas kita sehari-hari. Tahukah kamu cara mencegah sakit leher? Lalu apa saja penyebab dan gejala dari sakit leher ini? Menurut hellosehat.com sakit leher adalah kondisi nyeri, sakit atau rasa tidak nyaman di bagian leher atau di sekitar leher. Kondisi ini terjadi ketika tulang belakang, persendian di antara tulang belakang dan jaringan lunak seperti urat, otot dan ligamen mengalami luka. Menurut doktersehat.com sakit leher adalah rasa nyeri yang terjadi di area leher, mulai dari atas bahu hingga bawah kepala. sakit leher dapat disebabkan oleh beberapa hal, salahs atunya pengapuran tulang. Leher adalah salah satu bagian tubuh yang memiliki sifat yang lentur sehingga rentan untuk cedera. 

Beberapa hal yang menyebabkan sakit leher terjadi seperti saraf terjepit yang sering dialami oleh orang tua ketika salah satu diskus antara ruas tulang belakang bagian atas terbuka dan gel di dalam menonjol keluar mengenai saraf yang ada di dekatnya. Kerusakan sendi, rematik, otot kaku juga dapat menjadi penyebab sakit leher. Penyebab yang utama adalah mendapatkan cedera serius dari kecelakaan atau terjatuh, tidur dengan kodisi postur yang tidak nyaman, melakukan kegiatan sehari-hari dengan postur tidak nyaman dalam jangka waktu yang panjang dan peradangan spedilitas. Penyebab sakit leher lainnya adalah osteoarthritis, ini adalah penyakit yang membuat sendi terasa nyeri dan kaki. Osteoarthritis biasanya disebut dengan pengapuran sendi dan salah satu titik munculnya adalah pada bagian leher. Seiring bertambahnya usia, hal itu menyebabkan tulang rawan yang memiliki fungsi sebagai bantalan di atara ruas tulang belakang memburuk dan memicu terbentuknya taji tulang dan menyebabkan nyeri. 

Lalu, apa saja faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami sakit leher? Beberap faktor yang dapat meningkatkannya adalah postur tubuh yang buruk, riwayat penyakit yang berhubungan dengan tulang belakang, negalami sakit di sekitar leher dan cedera pada bagian leher. 

Apa gejala sakit leher ini? Gejala utama sakit leher tentunya adalah adanya rasa nyeri di daerah leher atau sekitarnya. Beberapa gejala lainnya yang dapat terjadi seperti sakit kepala cervicogenic, sakit kepala ini berhubungan dengan nyeri leher. Kondisi seperti ini muncul secara spontan, kadang begitu kuat dan rasa sakit kerap terasa tajam dalam durasi beberapa menit hingga beberapa jam. Gejala lainnya adalah tonjolan diskus serviks dan nyeri miofasial yang dapat dipicu karena adanya stres. 

Cara mengobati sakit leher tergantung pada penyebabnya. Beberapa pilihan pengobatan untuk sakit leher meliputi terapi es dan panas, obat anti nyeri, suntikan kortikosteroid, collar neck, traksi atau penarikan, antibiotika infeksi dan perawatan di rumah sakit untuk serangan jantung atau meningitis, pijat dan pembedahan pada kasus yang cukup serius. 

Lalu bagaimana cara mencegah sakit leher? Dilansir dari klikdokter.com beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah sakit leher antara lain dengan mempertahankan postur yang baik, sering mengubah posisi, melakukan pijat leher, menggunakan bantal leher untuk tidur dan melakukan peregangan atau latihan leher setiap hari. 

Itulah hal-hal yang dapat kamu ketahui tentang cara mencegah sakit leher, penyebab dan cara mengobatinya. 

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>